Menu

Lihat aplikasi
Seated Leg Curl vs Lying Leg Curl | Mana yang Lebih Efektif untuk Membentuk Hamstring?

Seated Leg Curl vs Lying Leg Curl | Mana yang Lebih Efektif untuk Membentuk Hamstring?

Jika kedua mesin sama-sama nyaman digunakan dan Anda hanya ingin memilih satu, seated leg curl layak diprioritaskan. Saat duduk dengan pinggul tertekuk, sebagian besar hamstring berada dalam posisi lebih panjang. Studi perbandingan langsung pada pria muda juga menemukan hipertrofi otot yang lebih besar pada posisi duduk.

Namun, Anda tidak perlu memaksakan posisi duduk jika ukuran kursi tidak cocok dan panggul sulit dikunci. Jangan hanya membandingkan nama "seated" dan "lying". Pertimbangkan juga panjang otot, stabilitas tubuh, range gerak, progres, dan perannya dalam program mingguan.

Bandingkan hipertrofi otot, kecocokan mesin, dan progresivitas

Seated dan lying leg curl sama-sama merupakan gerakan isolasi yang membebani hamstring melalui fleksi lutut. Pembagian perannya dengan latihan ekstensi pinggul seperti RDL dibahas dalam 5 latihan hamstring pilihan. Di sini, kita hanya membandingkan kedua jenis leg curl tersebut.

KriteriaSeatedLying
Panjang otot saat mulaiFleksi pinggul cenderung memanjangkan otot yang melintasi dua sendiPinggul berada dalam posisi ekstensi sehingga otot cenderung relatif lebih pendek
Studi jangka panjangStudi perbandingan langsung melaporkan hipertrofi yang lebih besarDalam studi yang sama, hasilnya lebih kecil daripada posisi duduk
Stabilitas tubuhSangat stabil jika bantalan paha dan sandaran cocokSederhana jika bentuk bangku cocok dengan posisi panggul
Pengukuran progresMudah dipantau jika pengaturan kursi dicatatMudah dipantau jika panggul tidak terangkat
Kelelahan mingguanKelelahan sistemik rendah dan beban terutama bersifat lokalKelelahan sistemik rendah dan beban terutama bersifat lokal

Angka beban tidak bisa dibandingkan langsung karena panjang tuas, cam, dan gesekan berbeda pada setiap mesin. Pertanyaannya bukan apakah seated 50kg lebih kuat daripada lying 40kg. Yang perlu dinilai adalah apakah Anda dapat mempertahankan pengaturan yang sama, menyamakan range gerak dan RIR (jumlah repetisi yang masih bisa dilakukan sebelum mencapai batas), lalu mencatat progres pada masing-masing mesin.

Diagram: Bandingkan hipertrofi otot, kecocokan mesin,

Keunggulan posisi duduk: melatih hamstring yang melintasi pinggul dalam posisi panjang

Semitendinosus, semimembranosus, dan kepala panjang biceps femoris melintasi sendi pinggul dan lutut. Saat duduk dengan pinggul tertekuk, otot-otot ini melakukan fleksi lutut dalam kondisi memanjang dari sisi pinggul. Kepala pendek biceps femoris tidak melintasi pinggul, sehingga tidak mengalami perubahan panjang yang sama. Karena perbedaan anatomi ini, jangan berasumsi bahwa seluruh bagian hamstring akan merespons secara seragam.

Dalam sebuah studi, pria muda melakukan seated atau prone leg curl dengan kaki yang berbeda selama 12 minggu. Posisi duduk menghasilkan hipertrofi otot yang lebih besar pada hamstring secara keseluruhan, tetapi perubahan pada setiap otot tidak seragam. Ini merupakan bukti berharga karena kedua latihan dibandingkan secara langsung. Namun, peserta, durasi, dan peralatan yang digunakan terbatas. Jadi, kita belum bisa menyimpulkan bahwa posisi duduk akan selalu unggul dengan selisih yang sama pada semua orang.

Aktivitas elektromiografi dan sensasi kontraksi selama set hanya memberi gambaran tentang aktivitas saat itu, bukan besarnya hipertrofi otot beberapa bulan kemudian. Kontraksi yang terasa lebih kuat pada lying leg curl tidak membuktikan bahwa hasil jangka panjangnya lebih baik. Sebaliknya, pump yang lebih lemah saat seated leg curl juga tidak membatalkan hasil penelitian. Nilai secara terpisah teori tentang beban saat otot berada dalam posisi panjang dan kemampuan Anda mengulang gerakan dengan konsisten pada mesin yang tersedia.

Lying leg curl lebih baik jika panggul lebih stabil daripada saat seated

Pengaturan yang perlu diperiksa pada seated leg curl

Posisikan sumbu sendi lutut sedekat mungkin dengan sumbu putar mesin, lalu letakkan bantalan pergelangan kaki sedikit di atas tendon Achilles. Atur bantalan paha cukup kuat agar kaki tidak terangkat. Sesuaikan sandaran agar Anda bisa duduk tanpa memiringkan panggul ke belakang. Jika panggul membulat dan tubuh bergeser ke depan saat lutut lurus pada fase turun, hilangnya stabilitas lebih besar daripada manfaat dari posisi otot yang lebih panjang. Tegakkan sudut sandaran atau sedikit kurangi range gerak.

Pengaturan yang perlu diperiksa pada lying leg curl

Sejajarkan lutut dengan tepi bangku dan samakan posisi bantalan pada kedua sisi. Beban terlalu berat jika panggul semakin terangkat dari bangku dan Anda menambah repetisi dengan melengkungkan punggung bawah. Tekan perut ringan ke bangku, pertahankan bagian depan paha menempel, lalu tekuk lutut tanpa menggerakkan bagian tubuh lain. Jika bantalan mesin yang menonjol di tengah sesuai dengan posisi pinggul Anda, repetisi yang stabil juga bisa dilakukan dalam posisi tengkurap.

Kemudahan bernapas, rasa tidak nyaman saat fleksi pinggul, dan tekanan di sekitar lutut juga memengaruhi pilihan. Jika salah satu variasi menimbulkan nyeri, jangan terus melakukannya hanya karena menawarkan "panjang otot yang lebih menguntungkan". Jika gejala tetap muncul setelah pengaturan diubah, hentikan penggunaannya dan konsultasikan dengan tenaga medis atau profesional olahraga bila perlu.

Jadikan satu variasi sebagai latihan utama dan tambahkan variasi kedua hanya jika perannya jelas

Berikut cara memilih berdasarkan kondisi Anda.

  • Kedua mesin sama-sama cocok: utamakan posisi otot yang panjang dan bukti perbandingan langsung, lalu jadikan seated sebagai latihan utama.
  • Panggul membulat dan kaki sulit dikunci saat duduk: prioritaskan range gerak yang dapat dikendalikan pada lying leg curl.
  • Punggung bawah mudah melengkung saat tengkurap: beralihlah ke seated leg curl yang memiliki bantalan paha.
  • Gym hanya memiliki salah satu mesin: progreskan mesin yang tersedia dan jangan terlalu mengkhawatirkan variasi yang tidak ada.
  • Melatih hamstring 2 kali seminggu: seated leg curl boleh dibagi ke dalam dua hari. Anda tidak perlu memakai kedua variasi hanya demi variasi.

Jika ingin memakai keduanya, pisahkan ke hari yang berbeda daripada langsung menggandakan jumlah set dalam satu sesi. Misalnya, lakukan seated sebanyak 8–12 repetisi pada sesi lower body A dan lying sebanyak 12–18 repetisi pada sesi lower body B untuk mendapatkan range gerak dan sensasi latihan yang berbeda. Namun, mulailah dengan mengganti sebagian volume yang sudah ada. Jangan langsung menambah set mingguan tanpa pertimbangan.

Perbedaan rentang beban tidak menentukan latihan mana yang lebih baik. Hipertrofi otot dapat terjadi dalam rentang beban yang luas. Jadi, jangan otomatis memilih variasi yang memungkinkan beban lebih berat. Pilih rentang yang membuat otot target mendekati batas pada setiap set. Penjelasan lebih lanjut tersedia dalam perbandingan beban berat dan ringan.

Diagram: Jadikan satu variasi sebagai latihan utama

Gunakan pengaturan yang sama selama 6 minggu, lalu nilai repetisi, RIR, dan gerakan kompensasi

Pertahankan mesin pilihan Anda setidaknya selama 6 minggu. Catat nomor kursi, posisi sandaran, bantalan paha, bantalan pergelangan kaki, dan range gerak. Tentukan rentang seperti 8–15 repetisi. Setelah mencapai batas atas pada semua set dengan range gerak dan RIR yang sama, naikkan ke beban terkecil berikutnya. Jika beban naik tetapi panggul mulai bergerak, Anda belum benar-benar meningkatkan tuntutan yang sama.

Pada mesin yang cocok, jalur gerak lutut tetap konsisten hingga akhir set, hamstring menjadi faktor utama yang menghentikan set, dan kemampuan fleksi lutut sudah pulih sebelum sesi berikutnya. Sebaliknya, ada alasan untuk mencoba mesin lain jika posisi bantalan selalu bergeser, tekanan pada sendi menghentikan set lebih dahulu, atau gerakan kompensasi bertambah meskipun beban sudah diturunkan.

Bagi kebanyakan orang, seated leg curl merupakan pilihan pertama. Namun, keunggulan dalam penelitian bukan alasan untuk terus memakai mesin yang sulit dikendalikan. Gunakan seated jika Anda dapat mengulang gerakan yang ditargetkan secara konsisten. Jika tidak, progreskan lying leg curl. Pilihan bersyarat ini menghormati bukti penelitian sekaligus perbedaan individu.

Diagram: Poin penting

Tanya jawab

Apakah melakukan seated dan lying leg curl sekaligus menghasilkan hipertrofi otot yang lebih besar?
Memasukkan dua variasi tidak otomatis menambah hasil. Jika jumlah set dan tingkat usaha sama, menjadikan seated sebagai latihan utama dan terus memprogreskannya sudah cukup. Pertimbangkan keduanya jika Anda ingin mendapatkan sensasi latihan yang berbeda dari setiap mesin atau membagi kelelahan lokal ke dalam 2 sesi mingguan.
Haruskah tubuh dicondongkan ke depan saat seated leg curl?
Condong lebih jauh ke depan memang memperpanjang hamstring yang melintasi pinggul. Namun, manfaat itu hilang jika panggul membulat dan paha terangkat. Batasi kemiringan pada posisi yang masih bisa dikunci dengan sandaran dan bantalan. Jangan menjadikan penambahan sudut sebagai tujuan utama.
Apakah gym yang hanya memiliki lying leg curl menjadi kelemahan?
Studi yang membandingkan posisi otot panjang memang mengunggulkan posisi duduk, tetapi lying leg curl tetap dapat melatih fleksi lutut secara stabil. Progreskan lying dengan kondisi yang konsisten, lalu lakukan latihan ekstensi pinggul seperti RDL pada hari lain untuk melatih fungsi hamstring secara lebih menyeluruh.

Poin penting

  • Jika kedua mesin sama-sama cocok, prioritaskan seated yang didukung studi perbandingan langsung
  • Posisi duduk memudahkan latihan hamstring yang melintasi dua sendi dalam kondisi panjang
  • Keunggulan teoretis sulit diperoleh pada mesin yang tidak memungkinkan tubuh tetap stabil
  • Jangan membandingkan angka beban antarmesin; pantau repetisi dan RIR pada masing-masing mesin

Referensi

  1. Greater Hamstrings Muscle Hypertrophy but Similar Damage Protection After Training at Long versus Short Muscle Lengths
  2. Low- vs High-load Resistance Training for Strength and Hypertrophy: Meta-analysis

Otot itu dapat berapa set minggu ini?

Angka set mingguan baru berarti setelah diterapkan pada catatanmu sendiri. BTB Workout Log menghitung hard set mingguan per otot secara otomatis — kamu cukup mencatat beban dan repetisi.

Gunakan BTB Workout Log gratis