The Complete PPL Routine | Push/Pull/Legs Exercises dan Cara Jalankan 3 atau 6 Hari per Minggu

PPL membagi tubuh menjadi tiga hari: push, pull, dan legs. Ini paling optimal di 6 hari per minggu (setiap otot dua kali). Di 3 hari per minggu, perhatikan bahwa setiap otot turun ke sekali.

Berikut susunan latihan setiap hari dan cara yang tepat menjadwalkannya untuk setiap frekuensi.

Bagaimana PPL kerja, dan biggest catch-nya

Push = dada, bahu, trisep; Pull = punggung, bisep; Legs = kaki. Mengelompokkan otot berdasarkan gerakan berarti semua yang bekerja bersama dilatih bersama, sehingga kamu bisa mendorong keras secara efisien, dan setiap kelompok otot mendapat hari pemulihan yang cukup. Namun satu siklus penuh membutuhkan 3 hari, jadi di 3 hari per minggu, setiap otot hanya dilatih sekali. Karena dua kali per minggu lebih unggul untuk pertumbuhan otot, PPL pada dasarnya adalah program 6-hari (dua siklus). Jika kamu hanya bisa latihan 3 hari, full body adalah pilihan yang lebih baik untuk membangun otot.

Push (dada, bahu, triseps)

LatihanSet × rep
Bench Press4×6-8
Incline Dumbbell Press3×8-12
Overhead Press3×8-12
Lateral Raise4×12-15
Cable Fly3×12-15
Triceps Pushdown3×10-15

Pull (punggung, biseps)

LatihanSet × rep
Pull-Ups or Lat Pulldown4×6-10
Bent-Over Row4×8-10
Seated Row3×10-12
Face Pull3×15-20
Biceps Curl3×10-12
Incline Curl2×10-15

Legs (seluruh lower body)

LatihanSet × rep
Squat4×6-8
Romanian Deadlift3×8-10
Leg Press3×10-12
Leg Curl3×10-15
Leg Extension3×12-15
Calf Raise4×10-15

Jalankan PPL di 3 vs 6 hari per minggu

Enam hari per minggu pile up volume cepat, jadi jika progress stuck atau joints mulai complain, schedule satu deload.

Tanya jawab

Apakah PPL kerja di 3 hari per minggu?
Itu kerja, tapi setiap otot dapat trained sekali per minggu, yang lose out ke twice-weekly full-body plan untuk pertumbuhan otot. Jika 3 hari adalah semua yang kamu punya, go full body; jika kamu bisa latihan 6, PPL adalah excellent fit.
Apakah urutan Push/Pull/Legs fixed?
Ada no strict rule. Tapi Push dan Pull overlap di bahu dan lengan, jadi putting Legs antara mereka help upper body kamu recover. Push, Pull, Legs adalah urutan standard.
Bukankah 6 hari per minggu overtraining?
Setiap sesi target narrow set otot dan setiap kelompok otot dapat 2-3 hari antara sesi, jadi selama total volume tidak excessive, dia fine. Do use log kamu ke watch untuk signs recovery falling behind (dropping weights, persistent tightness) dan respond dengan deload ketika needed.

Poin penting

Referensi

  1. Effects of Resistance Training Frequency on Muscle Hypertrophy: Systematic Review and Meta-analysis
  2. Resistance Training Frequency and Muscle Hypertrophy: Systematic Review and Meta-analysis
  3. ACSM Position Stand: Progression Models in Resistance Training for Healthy Adults
  4. Periodization, Strength and Muscle Hypertrophy: Systematic Review and Meta-analysis

"Satu rep lebih dari sesi lalu"—tertangkap setiap kali.

Pertumbuhan otot hanya terjadi saat kamu secara konsisten mengalahkan berat dan reps sebelumnya (progressive overload). BTB Workout Log menampilkan angka sesi sebelumnya begitu kamu memilih latihan, dan menghitung set mingguan per kelompok otot secara otomatis. Tanpa iklan, sepenuhnya offline, gratis untuk memulai—sehingga kamu tidak pernah kehilangan jejak dari titik terakhirmu.

Gunakan BTB Workout Log gratis